Air Asia mengubah hidupku..

Kisah ini berawal dari rumahku yang berdekatan dengan Bandara Husein Sastranegara. Setiap hari aku bisa mendengar suara pesawat landing dan take off dari kamarku, bahkan kalau sedang lewat, aku suka berhenti di pagar pembatas landasan melihat megahnya pesawat yang akan landing dan take off. 




Naik pesawat, menurut ku adalah suatu hal yang sangat mahal, dan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang kaya, bisa terbang melintasi awan itu adalah hal yang sangat ajaib. Ditambah, mamaku selalu bilang," Nanti kalau kamu sudah kerja, kamu bisa naik pesawat". Jadi dibenak ku selalu terngiang nanti kalau sudah kerja dan punya uang banyak baru aku bisa naik pesawat. 


Beberapa tahun setelah peristiwa saya berdiri di pagar landasan dan menghayal, saya ingin liburan ke Bali, dan saya iseng mencari tiket pesawat ke Bali itu seberapa harganya. Saya search di google "Tiket pesawat murah ke Bali", maklum dengan keadaan saya, pergi ke Bali dengan menggunakan pesawat terbang itu sesuatu yang harus diperjuangkan semaksimal mungkin. Bertemulah saya dengan website airasia.com, saya klik dan saya iseng coba masukan data-datanya dan di klik-lah tombol cari. Pertama kali aku mendengar Air Asia, merupakan pesawat dengan harga tiket yang murah, aku masih skeptis, "Semurah-murahnya tiket pesawat tetap saja mahal". Setelah di cari, keluarlah harga nya, kalau tidak salah ingat sekitar Rp 350.000.-an. 


Masih belum puas, saya cari harga tiket di maskapai lain, dan ternyata memang Air Asia yang termurah, yang lain hampir Rp 1.000.000an, apalagi saya belinya mendadak. Langsung saja saya booked tiket di Air Asia, dan kemudian saya teringat kenangan masa kecil saya itu, ternyata mau naik pesawat itu tidak harus nunggu jadi orang kaya dulu, dengan status saya yang masih mahasiswa saja sudah bisa naik pesawat pakai uang sendiri. 


"Now everyone can fly", -Air Asia

Tagline yang satu ini nyatanya tak main-main, dengan tiket murah semua sekarang sudah bisa naik pesawat. Tidak perlu menjadi orang kaya dulu.
Yang terpenting, meskipun Air Asia merupakan maskapai dengan tarif murah, tapi pelayanannya tidak murahan. Cabin crew-nya ramah sekali, cantik- cantik, dan yang penting juga ada yang cakep. Hehehehe..
 
Wah pengalaman terbang pertama kali itu tak terlupakan, masih ingat ketika hendak take-off atau landing, apa lagi ketika mengalami turbulensi pertama kali. Langsung pegang sabuk pengaman kencang-kencang. Seru sih, habis itu saya ketagihan ingin naik pesawat terus. Kalau tidak ada maskapai yang semurah hati Air Asia, mungkin sampai sekarang saya masih dalam tahap mengumpulkan uang untuk naik pesawat terbang.

Setelah itu saya jadi rajin naik Air Asia kalau mau liburan, bahkan saya selalu merekomendasikan ke temen atau keluarga yang mau liburan untuk cari tiket di Air Asia. Bahkan, kenangan yang tidak terlupakan, tahun lalu saya bisa terbang ke Bali dengan 5 orang teman saya hanya dengan harga tiket Rp 5000,- saja. Spektakuler sekali kan ? Pulang pergi hanya Rp.90.000 termasuk bagasi. Langsung deh take off, wuuuusshhh .... 





Liburan kali ini pun sangat menyenangkan, maklum kantong mahasiswa hasil nabung selama 1 tahun terbayar sudah dengan liburan yang luar biasa sekali. Keindahan pulau dewata memang tak ada duanya, selalu memberikan kejutan-kejutan disetiap sudutnya. Apalagi waktu kami menemukan Pantai Pandawa yang luar biasa masih sepi, asri dan indahnya itu loooh... 


 Sebagai yang hobi traveling, program-program promonya Air Asia membantu sekali, apalagi sekarang juga sedang ada promo tiket gratis. Lagi rajin buat buka websitenya Air Asia, supaya bisa dapet tiket gratis keluar negeri. Kebetulan saya belum pernah, passport sudah punya, tapi uang dan waktunya yang belum punya. Hehehe.. Semoga saya bisa punya kesempatan pergi ke Nepal juga, melihat Gunung Himalaya dari dekat. Perginya sama Naked Traveler ga ya ? Websitenya sangat menginspirasi, pasti seru kalau punya kesempatan traveling bareng.

Komentar

Postingan Populer